-

Teks berjalan

Minggu, 10 Desember 2023

Market Day dan Kaitannya Dengan Revolusi Industry 4.0 serta Society 5.0 MI YAPPI Wiyoko


Market Day 1

Wiyoko, 11 Desember 2023

Perkembangan teknologi zaman sekarang menjadi kian ketat terutama dalam sektor perdagangan atau UMKM. Hal ini dilatarbelakangi oleh perkembangan industri global atau disebut dengan revolusi industry 4.0. Apa itu revolusi industry 4.0? 

Istilah revolusi industry 4.0 dipopulerkan oleh Hannover Fair pada 4-8 April 2011. Istilah ini lalu dipakai oleh pemerintahan Jerman untuk memajukan dibidang industri ketingkatan selajutnya dengan bantuan teknologi. Revolusi industri sendiri ialah transformasi besar pada manufaktur dengan mengubah sistem dari tradisional (dibuat oleh manusia) lalu digantikan oleh teknologi (mesin). Adapun proses transisi ini memiliki dampak yang luas pada kehidupan manusia disetiap elemen seperti ekonomi, politik, sosial-budaya dan sebagainya.

Revolusi insdutri 4.0 ditandai dengan adanya perkembangan yang pesat didunia IT. Kuncinya ada dibeberapa kata seperti otomasi, analisis big data, teknologi robot, artificial intelligence (AI), hingga internet of things (IoT). Sementara, banyak yang masih beradaptasi dengan revolusi industri 4.0, wacana mengenai revolusi selanjutnya yakni revolusi industri 5.0 atau disebut juga dengan society 5.0 sudah mulai berjalan. 


Revolusi Industri 5.0 adalah konsep yang masih dalam tahap pengembangan dan perdebatan, tetapi secara umum mengacu pada perkembangan teknologi yang terus meningkatkan otomatisasi dan digitalisasi dalam industri dan sektor produksi. Konsep ini berfokus pada penggabungan antara teknologi dan manusia, serta kebutuhan untuk mengembangkan sistem yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan dalam lingkungan produksi. Revolusi Industri 5.0 lebih menitikberatkan pada integrasi antara teknologi canggih seperti AI, IoT, dan teknologi robot teknologi dengan keahlian manusia dan inovasi yang dapat mendorong perkembangan sistem produksi yang lebih efisien, fleksibel, berkelanjutan, dan meningkatkan kesejahteraan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan sistem produksi yang lebih adaptif terhadap perubahan permintaan pasar, lebih berfokus pada pengalaman pelanggan, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam yang terbatas.


Bapak Ali Khosingin, selaku Kepala Madrasah menyampaikan tiga hal yang perlu diubah dari sisi pendidikan dalam pembukaan Market Day. Sebab, menghadapi revolusi industri bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, perubahan metode pembelajaran adalah salah satu hal yang diperlukan. Perubahan pertama dan yang paling fundamental adalah pola pikir dan sifat anak-anak masa kini. Kedua, bakat seorang anak haruslah dapat dikembangkan dan diasah dengan bantuan sekolah. Ketiga, diperlukan adanya perubahan model pembelajaran yang lebih cocok untuk kebutuhan saat ini. Di samping itu, pemerintah juga perlu memfasilitasi kebutuhan pembelajaran. Misalnya, saat ini kebutuhan akan teknologi yang mendukung pelaksanaan belajar mengajar sangatlah dibutuhkan oleh guru dan siswa. Seperti yang telah disampaikan beberapa waktu lalu tujuan dari kegiatan ini ialah melatih softskill anak dan menumbuhkan jiwa entrepeneur anak serta membentuk karakter kejujuran pada anak didik. Kita berharap dengan adanya kegiatan ini, pendidikan softskill seperti yang sedang digencarkan oleh pemerintah "Kurikulum Merdeka" dapat tersampaikan dengan baik dan menjadi bekal untuk penerapan kurikulum tersebut.


0 Post a Comment:

Posting Komentar